Jelajah Rasa di Negeri Naga Petir

Ada beragam alasan untuk selalu datang menyapa Sang Naga Petir yang berdiam di timur Pegunungan Himalaya alias Bhutan. Kulturnya yang kental dengan nuansa Buddhis Tibet dan alamnya yang didominasi lembah dataran tinggi berselimutkan hamparan pepohonan hijau sudah sangat melekat dengan karakternya. Tapi, satu lagi yang menjadi daya pikatnya adalah uniknya kuliner Bhutan.

Para penjelajah rasa pastinya cukup dibuat penasaran dengan karakteristik kuliner dari negara yang beribukotakan Thimphu ini. Punya karakter rasa yang cenderung pedas dengan sentuhan hangat pada setiap masakannya, itulah yang menjadi ciri khas dari masakan Bhutan. Ema Datshi, misalnya. Dari sekilas tampilannya cukup mirip semacam kari sayur. Akan tetapi, sebenarnya ini adalah sajian keju lokal Bhutan yang dimasak bersama dengan cabai, bawang bombay, sayuran dan kadang ditambahkan daging sapi. Kejunya yang meleleh memberikan sentuhan gurih tersendiri dengan rasa pedas cabai yang tidak hanya pedas di lidah, tapi juga memberikan sensasi yang menghangatkan tubuh di tengah dinginnya udara di Bhutan. Penggunaan cabai dan keju yang sangat mendominasi Ema Datshi juga memberikan gambaran yang jelas bagaimana masyarakat lokal sudah akrab dengan cabai dan juga keju sebagai makanan pokok sejak masa kecil. Cabai juga dianggap sebagai sayuran yang dapat menambah semangat beraktivitas dan keju sendiri juga kerap digemari sebagai cemilan di samping sebagai makanan utama Oleh karena itu, sangat tidak sulit menemukan para penjual cabai dan keju yang selalu terlihat di sekitar jalan-jalan di Bhutan.

Bhutan juga memiliki Ara sebagai minuman tradisional yang selalu menjadi favorit masyarakat setempat. Minuman hasil fermentasi beras dan biji-bijian gandum ini menjadi minuman yang wajib berada di setiap rumah karena juga mampu menghangatkan tubuh di tengah suhu udara yang dingin. Begitu pentingnya Ara dalam kehidupan sosial, masyarakat Bhutan juga akan sangat senang jika seorang yang bertamu menerima suguhan Ara yang menjadi tanda bahwa tamu ingin menjalin hubungan yang hangat dengan sang tuan rumah. Selain penting dalam segi sosial, Ara juga penting dalam kehidupan religius masyarakat Bhutan karena kerap menjadi persembahan dalam ritual ibadah di rumah.

Begitu banyak sajian dan kisah menarik yang mewarnai Bhutan, karena itu pastikan Wita Tour selalu menjadi Sahabat Perjalanan Anda dalam program Nepal and Bhutan.

Comments