ASRINYA RUMAH TRADISIONAL GASSHO DI SHIRAKAWA-GO, JEPANG



Berada di Negeri Sakura Jepang, pastinya selain tidak asing dengan pemandangan gedung-gedung pencakar langit di Tokyo dan Osaka dan kuil-kuil dengan arsitektur paling artistik, dan pemandangan rumah-rumah penduduk khas Jepang yang cukup didominasi tembok beton dengan paduan ornamen kayu. Ternyata, di Jepang, sebuah desa bernama Shirakawa-go (Desa Shirakawa) punya arsitektur unik pada rumah-rumah penduduknya yang membedakannya dari rumah di Jepang pada umumnya.

Arsitektur rumah penduduk tersebut dinamakan rumah dengan konsep atap yang bernama “Gassho” dalam bahasa Jepang. Nama tersebut mengacu pada atap rumah berbentuk prisma segitiga yang tampak seperti tangan yang sedang berdoa. Sebuah simbol filosofis penduduk setempat yang kesehariannya berprofesi sebagai petani dan selalu berdoa kepada Sang Pencipta agar dilimpahi hasil panen yang berlimpah. Jika pada rumah-rumah penduduk Jepang modern konvensional, kayu lebih diposisikan sebagai ornamen, rumah Gassho di Desa Shirakawa justru menempatkan kayu aras sebagai konstruksi utamanya. Ukurannya pun beragam, ada yang besar dan juga ada yang kecil yang menandai ukuran status sosial dari penghuni Gassho. Berbeda dari rumah modern konvensional, rumah Gassho dibangun dengan arah Utara-Selatan untuk mengurangi hembusan angin yang cukup kuat dan sejuk di daerah ini serta menjaga kehangatan suhu dalam rumah dari sinar matahari yang masuk.

Suasana bagian dalamnya memang terasa hangat. Hampir seluruhnya bernuansa coklat khas kayu aras dan tetap menjaga kearifan lokal khas Jepang apalagi berkat kehadiran lantai tatami dan meja makan kayu rendah. Sajian sederhana tapi terkesan mewah pun langsung tersaji di depan meja. Ayu alias ikan Sungai Desa Shirakawa terhidang sempurna dengan semangkuk nasi dan sayuran khas Jepang. Diolah dengan dibakar menggunakan batu bara, ikan ini pun memiliki kelezatan yang berbeda dengan ikan laut khas Jepang yang ada di restoran. Dengan tekstur kulit yang lebih garing dan karakternya yang lembut saat dinikmati, rasanya terasa sedikit manis dan jadi santapan terbaik di Desa Shirakawa.

Profesi penduduk Desa Shirakawa yang pada umumnya petani, juga membuat rumah Gassho terlihat akrab dengan padi-padian. Bagian dalam rumah pun memiliki bagian pengolahan padi dan posisi rumah pun terlihat begitu dekat dengan lahan sawah sehingga petani yang menghuni rumah Gassho tidak perlu berjalan jauh ke sawah untuk memanen padi. Secara tidak langsung, konsep ini pun juga menjadi pengingat bagi penduduk maupun orang-orang yang berkunjung bahwa usaha dan kerja keras adalah sesuatu yang penting untuk mencapai keberhasilan. Sementara, jarak antar rumah yang terlihat begitu dekat juga menyiratkan akan pentingnya gotong royong dan kekeluargaan dalam kehidupan sehari-hari.

Menikmati keasrian dan nilai-nilai filosofis yang begitu indah dari salah satu destinasi populer di Jepang ini menjadi pengalaman yang benar-benar luar biasa dan tak terlupakan. Selain Desa Shirakawa, masih banyak destinasi-destinasi tak terlupakan lainnya di Jepang yang bisa Anda jelajahi bersama WITA TOUR, Sahabat Perjalanan Anda dalam WITA JAPAN SHIRAKABA & SHIRAKAWA-GO.

Comments