RASAKAN OLAHRAGA ADRENALIN MENDUNIA PERTAMA DI NEW ZEALAND



Queenstown, sebuah kota yang terletak di Selandia Baru. Memang begitu populer karena keindahan alamnya yang begitu menakjubkan, kota ini pun menjadi sorotan bagi wisatawan dari berbagai dunia. Pemandangan jajaran puncak pegunungan Cecil dan Walter yang menjulang tinggi mengelilingi Danau Wakatipu yang tampak tenang dan mengkilat permukaannya seperti kaca, mengundang siapapun untuk datang dan menikmati keindahannya. Kala malam tiba, gemerlap cahaya lampu kota yang indah kian mempercantik keindahannya yang tiada tara.

Di balik keindahan alamnya yang luar biasa, Queenstown juga menjadi spot favorit para pecinta olahraga ekstrim yang memacu adrenalin. Salah satunya adalah Bungy Jumping yang konon popularitasnya lahir di kota Queenstown sebelum menyebar luas ke seluruh belahan dunia. Sosok di baliknya adalah seorang pasangan bernama AJ Hackett dan Henry van Asch yang mempopulerkan olahraga ini pada tahun 1980 kepada orang-orang yang berbondong-bondong datang ke Queenstown setelah berhasil dalam melakukan uji coba peranti keselamatan Bungy Jumping saat melompat dari Menara Eiffel di Paris. Kepopuleran legenda setempat yang menyebutkan bila ada seorang istri dari suku Maori yang selamat dari kejaran suaminya setelah melompat ke sebuah kebun anggur dengan gaya bungy jumping juga kian mendongkrak popularitasnya sebagai salah satu atraksi terbaik di New Zealand ketika pertama kali dibuka untuk umum tahun 1987 di Jembatan Kawarau di Queenstown. Warna air Sungai Kawarau yang terlihat bening dengan warna biru kehijauan dan kehadiran tebing batu dengan sejumlah pepohonan hijau mewarnai momen ketika melompat bebas dari jembatan dengan tinggi 43 meter ini. Rasa tegang, penuh antusias dan sejuknya udara serta air sungai Kawarau begitu sampai di permukaannya. Sebuah atraksi yang terasa begitu berkesan dan sulit dilupakan apalagi saat kembali ke New Zealand.

Sejuknya air di New Zealand, rasanya membawa rasa penasaran untuk mencoba olahraga ekstrim lainnya pun muncul. Shotover Jet menjadi atraksi menarik lainnya setelah Bungy Jumping yang melekat dengan alam New Zealand. Atraksi menyusuri sungai sempit menggunakan perahu dengan kecepatan 90 km/jam dengan arus sungai yang cukup deras memang memiliki sensasi keseruan tersendiri. Perahu motor yang begitu cepat menyusuri sungai membuat sensasinya seperti menaiki arung jeram dengan versi yang lebih cepat dan juga lebih menyenangkan karena tangan tidak perlu bekerja keras untuk mendayung. Percikan air sungai pun tidak masalah karena keindahan tebing batu yang menjulang di depan sinar mentari, sejumlah pepohonan hijau dan suara kicauan burung menjadi latar yang sempurna menikmati atraksi Shotover Jet. Fakta menarik pun juga tersingkap kala menyusuri sungainya. Ternyata sungai yang digunakan untuk wahana Shotover Jet yang dalam bahasa setempat dinamakan Kimiakau pernah menjadi sumber kehidupan dari bangsa Maori di mana mereka mengumpulkan bahan makanan, tumbuhan dan beragam batu permata untuk menunjang kehidupan. Sebuah atraksi yang secara tidak langsung menyingkapkan indahnya peradaban Maori.

Menjadi pengalaman yang benar-benar luar biasa dan tak terlupakan sepanjang masa karena berkunjung ke tempat populer pertama kalinya di New Zealand. Selain Kota Queenstown, masih banyak destinasi-destinasi tak terlupakan lainnya di New Zealand yang bisa Anda jelajahi bersama WITA TOUR, Sahabat Perjalanan Anda dalam program WITA BEAUTIFUL NEW ZEALAND.

Comments