SERUPA TAPI TAK SAMA

Ya, serupa tapi tak sama. Siapa sangka objek-objek wisata berikut ini di Yogyakarta ternyata punya kemiripan yang hampir “sebelas dua belas” dengan sejumlah objek wisata populer di luar negeri. Oleh karena itu, objek-objek wisata ini bisa menjadi alternatif untuk liburan tanpa harus merogoh kocek lebih dalam.

Pemandian Tirta Budi
Pemandian yang terletak di Area Sawah Widodomartani, Sleman, Yogyakarta ini memang hampir mirip dengan pemandian Blue Lagoon di Islandia. Meski tidak seglamor dan sama persisnya dengan Blue Lagoon-nya Islandia, pemandian ini juga menawarkan sensasi air yang biru dan bening saat sinar matahari memancar ke mata air ini sambil ditemani segelas teh. Bedanya, saat berendam air di pemandian ini tidaklah sehangat Blue Lagoon Islandia dan juga pemandangan sekitar yang bukan gunung es dengan salju melainkan pepohonan hijau yang asri. Bagi yang ingin relaksasi, pemandian ini juga memiliki pancuran yang siap menghadirkan sensasi pijat alami yang rileks di tubuh Anda. Dengan cukup merogoh kocek sebesar 10 ribu rupiah saja, pemandian ini akan siap memanjakan liburan Anda.

The Lost World Castle
Tampak luar, benteng ini memang terlihat seperti benteng yang ada di Benteng Takeshi, reality TV show dari Jepang yang populer di tahun 90-an. Tapi, begitu naik ke atas dan menjajal benteng ini, rasanya seperti berada di Tembok Raksasa RRC versi mini. Karakter tersebut terlihat jelas pada jalur dan tembok benteng ditambah lagi pemandangan yang mengarah ke Gunung Merapi. Selain benteng yang mirip Tembok Raksasa RRC, salah satu tempat di The Lost World juga mirip dengan suasana di wahana Jurassic Park di Universal Studio yang lengkap dengan replika fosil dinosaurus, replika tenda khas suku Indian, dan juga jalan setapak dengan kumpulan bunga sakura seperti di Jepang. Untuk masuk ke objek wisata yang terletak di Cangkringan, Sleman kawasan lereng Gunung Merapi ini, Anda cukup merogoh kocek sekitar 25 ribu rupiah saja.

Taman Hobbit Mangunan
Replika Rumah Hobbit tak hanya ada di Selandia Baru, tetapi juga ada di Yogyakarta tepatnya di Taman Hobbit Mangunan yang berada di Hutan Pinus Nganjir di daerah Mangunan, Bantul, Yogyakarta. Berbeda dengan Desa Hobbiton di Selandia Baru, Taman Hobbit Mangunan tidak hanya berfokus pada objek foto rumah hobbit. Berbeda dengan Desa Hobbiton di Selandia Baru yang berfokus pada rumah hobbit dan keindahan padang rumput, keindahan di Taman Hobbit Mangunan terletak pada keindahan dan kesejukan hutan pinus yang rindang di samping rumah-rumah Hobbit yang menjadi fokus dari objek foto di tempat ini. Selain keindahan dan kesejukan hutan pinus, kehadiran replika rumah-rumah dan beruang yang terbuat dari ranting pohon hingga kupu-kupu kian membuat suasana di taman ini seperti berada dalam film The Hobbit. Tidak hanya berfoto dan menikmati kesejukan alam sekitar, di taman ini Anda juga dapat menikmati wahana flying fox yang siap menguji adrenalin.

Gumuk Pasir Parangkusumo
Siapa bilang seru-seruan di gurun pasir harus di Gurun Sahara atau Dubai? Selain di Yogyakarta, gumuk pasir ini juga ada di belahan dunia lainnya yaitu Meksiko. Di Parangkusumo sendiri, gumuk pasir ini bermula dari endapan erupsi Gunung Merapi yang dibawa dari muara Pantai Selatan Jawa. Dengan tinggi gumuk yang mencapai 5 hingga 15 meter, gumuk pasir ini merupakan satu-satunya atraksi di Asia Tenggara yang seru untuk dijadikan arena seluncuran di atas pasir atau sandboarding. Untuk masuk ke Gurun Sahara versi mini yang terletak di dekat Pantai Parangtritis ini, Anda cukup membayar biaya retribusi sekitar tiga ribu rupiah saja.

Ingin berwisata di kembaran atraksi kelas dunia ini? Pesan tiket dan hotel di Yogyakarta sekarang juga di Wita Tour Online.

Comments