Menikmati Relaksasi Tiada Tara di Putuoshan & Zhujiajiao

Menjadi salah satu tempat yang dianggap suci oleh kalangan umat Buddha, Putuoshan memang menjadi tempat yang sangat ideal untuk merelaksasikan diri sejenak. Batin yang penuh kedamaian sangat terasa begitu kaki berjejak di depan Kuil Puji. Aroma dupa yang harum serta kehadiran figur megah Dewi Kwan Im di dalam kuil ini seolah makin menguatkan bahwa kuil ini menjadi tempat di mana Dewi Welas Asih tersebut menampakkan diri. Kedamaian di dalam hati ini juga semakin terasa saat naik ke kuil lainnya, yakni Kuil Puji. Sambutan hangat dari Patung Nanhai Guanyin setinggi 33 meter ditambah hamparan pemandangan hijau yang luar biasa kian membuat hati ini seolah berada di dalam kedamaian “surga ketujuh”.


Relaksasi ini kemudian berlanjut ke kota yang mendapat julukan sebagai Venice dari Timur sebuah kota air di pinggiran Shanghai, Zhujiajiao menjadi salah satu kota air dengan banyaknya kanal untuk kawasan perdagangan. Julukan tersebut juga semakin kental dengan banyaknya bangunan kuno yang masih berdiri kokoh di tepi sungai hingga saat ini yang membuat semarak kota ini semakin indah.


Semarak keindahan kota tersebut terasa di sepanjang jalan Bei Dajie. Sambil berjalan kita dapat menikmati keindahan bangunan yang berasal dari era Dinasti Qing (1644-1912) sambil mencicipi beberapa makanan ringan lokal atau bersantai di bar yang artistik. Salah satu bangunan yang menarik di antara deretan bangunan ini adalah Kantor Pos Dinasti Qing. Bangunan yang sempat mendapat predikat sebagai bangunan terbaik di zamannya ini memiliki sejumlah koleksi surat dari era Dinasti Qing yang tertulis di atas bambu serta kartu pos antik dari era Shanghai kuno. Selain keindahan bangunan kuno, Taman Kezhi Zhujiajiao juga menjadi kunjungan yang menarik dengan berbagai tanaman indah, sambil kita menikmati suasana taman yang indah yang dilengkapi dengan aula utama dan bukit buatan. Melengkapi momen terindah di Zhujiajiao, Jembatan Fangsheng yang memiliki kemiripan dengan jembatan kanal di kota Venice menjadi salah satu spot foto terbaik sambil menyusuri keindahan kota air ini dari Zhujiajiao Cruise.


Setelah menikmati keindahan kota Zhujiajiao, waktunya memanjakan lidah dengan berbagai jajanan menarik dari kota air ini. Ada Black Sesame cake adalah kue manis yang terbuat dari tepung ketan dengan tekstur yang empuk dan kenyal, dengan isian pasta wijen hitam pekat yang khas wanginya. Selain itu, ada juga sesame pancakes yang merupakan pancake bercitarasa gurih dengan daun bawang renyah yang memiliki keharuman yang khas dari minyak wijen dan biji wijen. Untuk manisan, Zhujiajiao juga memiliki manisan buah bersalut gula serta permen bermotif yang terbuat dari biji wijen dan gula atau madu dengan tekstur yang berbeda-beda dan berwarna cerah. Agar kenangan manis pada berbagai makanan di kota ini terus terkenang, ada sejumlah oleh-oleh yang sangat menarik untuk dibawa pulang yakni permen wijen putih (sesame candy) dengan aroma wijen yang harum dan tekstur yang garing seperti wafer serta kukis lidah sapi (Cow Tongue Cookies), kukis mentega berbentuk seperti lidah sapi dengan aroma mentega yang menggugah selera.


Tertarik untuk menikmati keindahan Putuoshan dan kota air Zhujiajiao yang cantik dengan hidangannya yang lezat? Temukan penawaran menarik bersama Wita Tour dalam program tur CHINA PUTUOSHAN & JIUHUASHAN.

Comments