MENIKMATI NUANSA KLASIK SPANYOL & PORTUGAL YANG TIADA TARA

Portugal dan Spanyol memang menjadi bagian dari negara-negara tertua di dunia. Sebagai bagian dari negara-negara tertua yang ada di dunia, segudang kekayaan warisan bersejarah yang membuat setiap orang yang menikmatinya berdecak kagum.


Salah satu warisan bersejarah tersebut ada di Porto yang menjadi bagian dari Situs Warisan Dunia oleh UNESCO. Bak sebuah keindahan di lukisan, area Ribeira (pinggir sungai), dengan jalanan kecil yang berbatu melewati rumah-rumah pedagang seakan membawa kita ke dalam keindahan masa lalu yang tiada taranya. Keindahan tersebut semakin lengkap dengan kehadiran Jembatan Dom Luis I yang menjadi simbol eksistensi Porto di era industrial yang modern. Struktur besi yang menyusun jembatan ini memang terlihat sedikit mirip dengan struktur besi Menara Eiffel karena dirancang oleh perancang Menara Eiffel Paris, Gustave Eiffel. Di sekitaran jembatan ini juga terdapat Cais da Ribiera, distrik keramaian di kota ini yang suasananya sangat santai sambil menikmati hidangan atau wine khas Portugal di sejumlah kafe atau restoran lokal. Semarak kemegahan klasik juga kian terasa saat kaki berpijak di Palacio da Bolsa. Gedung berarsitektur neoklasikal yang sangat mempesona ini pernah digunakan sebagai bursa efek pada abad ke-19 hingga 20 sebelum akhirnya digunakan sebagai galeri seni rupa di kota ini.


Beralih dari Porto, kita menuju ke Santiago de Compostela yang terletak di Spanyol bagian barat dan berdekatan dengan perbatasan Portugal. Di kota inilah terdapat Katedral Santiago de Compostela yang menjadi tempat ziarah penting umat Kristiani. Katedral yang juga tercatat sebagai salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO memang mencuri perhatian orang dari arsitektur megah khas Romanesque-nya. Terdapat ukiran yang memaparkan kisah Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru dalam Alkitab dan di gereja besar inilah salah satu dari kedua belas rasul Kristus, Santo Yakobus (St James) dimakamkan.


Ingin melihat bagaimana peradaban Islam dan Yahudi juga memperkaya peradaban Negeri Matador? Datanglah ke Toledo! Di sini terdapat Mezquita Cristo de La Luz, sebuah bangunan bekas masjid yang dibangun oleh seorang bangsawan Muslim di kota ini. Bangunan ini kemudian dialihfungsikan menjadi sebuah gereja pada abad ke-11 saat Raja Alfonso VI menguasai kota ini yang kemudian dialihkan kembali menjadi sebuah monumen bersejarah di kota ini. Selain Mezquita de La Luz, The Jewish Quarter of Toledo menjadi tempat kediaman sekaligus pusat peradaban komunitas Yahudi pada abad ke-12 hingga 13. Di sinilah terdapat berbagai bangunan yang pernah berfungsi sebagai sinagoga dan kediaman komunitas Yahudi yang kental dengan arsitektur Yahudi kuno. Beberapa di antara bangunan tersebut kini telah beralih fungsi menjadi sebuah gereja dan museum kesenian, seperti Sinagoga Santa Maria La Blanca dan Sinagoga El Transito.


Tidak hanya kekayaan peradaban sejarah, Spanyol juga memiliki hidangan yang sangat lezat. Cochinillo asado atau yang juga lebih dikenal sebagai toston asado merupakan kuliner khas Spanyol Castile populer berupa daging babi guling panggang. Daging yang empuk berpadu dengan kulit panggangan yang renyah ini biasanya disajikan dengan sayuran segar atau kentang goreng. Hidangan yang mudah dijumpai di beberapa kota di Spanyol ini juga sangat nikmat disantap dengan minuman wine khas Spanyol: Sangria.


Ingin menikmati nuansa klasik Spanyol dan Portugal yang tiada tara serta hidangannya yang super lezat? Temukan penawaran menarik bersama Wita Tour dalam program tur Highlight Spain & Portugal.

Comments