MARI MENJELAJAHI PULAU PADAR, LABUAN BAJO

Menceritakan tentang keindahan Labuan Bajo memang tiada habisnya, mulai dari Pulau Komodo, Pulau Rinca hingga Pulau Padar yang menjadi salah satu pulau terbaik di jajaran Kawasan Taman Nasional Komodo dengan pemandangan alamnya yang begitu memukau.


Pulau yang juga merupakan pulau ketiga terbesar di Taman Nasional Komodo ini juga tercatat sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO karena berada dalam wilayah Taman Nasional Komodo bersama Pulau Komodo, Pulau Rinca dan Gili Motang. Dengan dipisahkan oleh Selat Lintah dari Pulau Komodo dan Pulau Rinca, akses ke pulau ini wajib ditempuh menggunakan kapal motor. Arus ombaknya memang cukup besar saat melaju di atas air laut yang biru bening seperti kaca, tetapi kondisi tetap aman untuk sampai di pulau cantik ini.


Agar kita dapat menikmati keindahan pulau ini dengan sepenuhnya, tentunya fisik dan stamina yang prima sangat diperlukan untuk menjelajahi pulau ini. Kita akan mendaki bukit dengan sejumlah anak tangga untuk mencapai puncak bukit Gili Padar. Oleh karena itu, kita wajib menggunakan sepatu trekking yang nyaman. Jika lelah, ada beberapa pos istirahat yang dapat kita sambangi sejenak untuk beristirahat. Begitu sampai di puncak bukit, rasa lelah terbayarkan secara penuh. Keindahan yang mencengangkan dan hamparan bukit yang bercabang-cabang membelah lautan terlihat persis seperti yang ada di uang rupiah pecahan 50.000 keluaran tahun 2016. Sungguh pemandangan indah yang sangat unik dan wajib diabadikan ke dalam foto traveling terbaik.


Pulau Padar juga memiliki Pink Beach dengan pasir pantai berwarna pink yang jarang ditemukan di pantai-pantai lainnya. Warna pink pada pasirnya sendiri berasal dari butir-butir asli warna putih pasir yang bercampur dengan terumbu karang berwarna merah yang sudah mati bernama homotrema rubrum. Meski pasir pinknya berasal dari pecahan terumbu karang, tetapi tekstur pasirnya yang amat lembut dan airnya yang benar-benar jernih sangat cocok untuk berenang, snorkeling maupun diving. Pink Beach juga menjadi spot yang cocok untuk menikmati keindahan sunset sambil melihat warna pasirnya yang semakin pink di sore hari.


Sudah menikmati pemandangan alam seharian, waktunya untuk mengembalikan tenaga dengan sajian terlezat khas Nusa Tenggara Timur (NTT). Ada Se’i atau daging asap yang merupakan hidangan berbahan dasar daging yang diasap yang sangat terkenal. Konon daging yang dipakai untuk Se'i adalah daging rusa, namun mengingat populasi rusa yang semakin langka dan dilindungi, maka kini daging yang dipakai untuk hidangan Se'i ini adalah daging sapi, daging kambing, daging babi atau ikan. Daging Se'i yang kaya akan rempah-rempah khas NTT, sangat nikmat disajikan bersama sambal untuk menambah cita rasa serta tumis bunga pepaya yang segar. Sebagai pendamping Se'i, ada Jagung Bose yang merupakan masakan khas sekaligus makanan pokok masyarakat NTT berbahan dasar jagung yang ditumbuk beserta campuran kacang tanah dan kacang merah yang kemudian diberi santan dan garam agar lebih nikmat dan gurih. Sebagai pengganti nasi, jagung bose jauh memiliki kandungan karbohidrat yang lebih sehat karena jagung sendiri sangat baik untuk melawan kanker, penyakit jantung dan alzheimer.


Ingin menjelajahi keindahan Pulau Padar di Labuan Bajo? Temukan penawaran menarik bersama Wita Tour dalam program tur LABUAN BAJO & KOMODO ISLAND.

Comments