DI BALIK KEMEGAHAN PIRAMIDA AGUNG GIZA, ADA INI!

Sudah tidak asing lagi Mesir sangat terkenal sebagai salah satu destinasi wisata dengan ratusan situs kuno yang kaya akan sejarahnya yang menarik dan penuh misteri. Menyaksikan Piramida Agung Giza serta bangunan kuno artistik lainnya yang berada di padang pasir di tepi barat daya Kairo, Mesir menjadi daya tarik tersendiri. Bangunan yang dikenal sebagai makam untuk firaun dinasti keempat Mesir, Khufu ini memiliki kisah menarik di balik kemegahannya.


Menurut ahli sejarah Mesir, piramida dengan ketiga poros yang sejajar dengan Kutub Utara ini sudah dibangun antara tahun 2584 dan 2561 SM. Dibangun dengan bantuan jutaan tenaga kerja yang didukung dengan teknologi yang cukup maju pada era tersebut, pembangunan tersebut dianggap sebagai sebuah perwujudan prestise atau keagungan dari Kerajaan Mesir kuno. “Ikhet”, begitulah orang Mesir kuno menyebutnya yang berarti “Cahaya Mulia”. Nama tersebut identik dengan material batu penutup dari batu kapur putih yang sangat halus yang memantulkan sinar matahari Gurun Sahara sehingga membuat piramida bersinar seperti permata. Keindahan tersebut membuat batu penutup ini dilepas oleh orang Arab Mesir yang kemudian digunakan untuk membangun masjid. Perencanaan pembangunan piramida hingga kini juga masih menjadi misteri. Dengan jumlah lebih dari 2 juta blok batu yang menyusunnya dengan berat masing-masing sekitar 2,5 sampai dengan 15 ton yang didapat dari tambang, menjadi pertanyaan penuh misteri hingga saat ini bagaimana cara orang Mesir mengangkat dan menyusun batu-batu tersebut dengan teknologi yang tidak secanggih masa kini. Hal inilah yang menimbulkan spekulasi lain bahwa piramida ini juga dibangun dengan kekuatan mahluk luar angkasa (alien).


Tidak hanya dianggap sebagai makam masif, piramida juga dipercaya menjadi tempat regenerasi almarhum raja menurut orang Mesir kuno. Di dalamnya banyak menyimpan berbagai artefak, seperti Kapal Khufu atau kapal tertua di dunia dan juga benda-benda seperti emas, berlian, mahkota raja, pakaian terbaik, mumi kucing atau jutaan mumi binatang lainnya, madu, dan berbagai makanan. Orang Mesir Kuno percaya bahwa benda-benda tersebut penting untuk digunakan raja di dunia akhirat. Selain ruang tempat raja dimakamkan, ada satu ruang lagi di dalam piramida yang diberi nama Queen’s Chamber yang posisinya berada lebih rendah dari makam raja dan hingga saat ini masih misterius mengenai fungsinya. Karakter piramida semakin kental nuansa misterinya serta privasi dari Firaun Mesir dengan pintu putar seberat 20 ton yang dapat dibuka dari dalam namun tak terlihat dari luar. Suhu udara di dalam Piramida cenderung sejuk dan tidak pernah lebih dari 20 derajat celcius, meskipun berada di tengah-tengah padang pasir yang bersuhu panas dan ekstrim. Suhu konstan ini dipercaya mampu menjaga kondisi mumi Firaun tetap baik selama berabad-abad.


Dengan tingginya yang mencapai 146,6 meter, sosoknya pernah menjadi bangunan tertinggi selama kurang lebih 4000 tahun yang pernah dibuat oleh manusia pada zaman dahulu. Juga sebagai satu satunya dari ketujuh situs daftar keajaiban dunia kuno yang masih asli dari era Mesir kuno yang masih berdiri hingga saat ini. Sungguh menjadi sebuah karya agung Mesir kuno yang menjadi tonggak pembangunan modern pada masa ini.


Ingin mengetahui kisah-kisah menarik lainnya di Piramida Agung Giza? Temukan penawaran menarik bersama Wita Tour dalam program tur WITA ROTAMA EXPLORE EGYPT 2021 (NEW NORMAL).

Comments