TIDAK BISA KE DENMARK? KE SOLVANG SAJA!

Solvang, sebuah kota yang terletak di Lembah Santa Ynez di tengah pesisir pantai negara bagian California Amerika Serikat ini punya nuansa paling berbeda dibandingkan kota lainnya di Amerika Serikat. Perbedaan tersebut mencolok dari atmosfer kota khas “Negeri Viking” Denmark yang klasik, unik, dan otentik apalagi ditambah berbagai kegiatan festival musiman, perkebunan anggur, dan santapan lezat.


Kota Solvang yang berarti Lapangan Cerah didirikan oleh sekelompok imigran Denmark yang melakukan perjalanan ke bagian barat Amerika Serikat, yaitu Pendeta Benediktus Nordentoft, Pendeta JM Gregersen, dan Profesor PP Hornsyld yang ingin mencari kehidupan lebih baik di luar Denmark serta melarikan diri dari musim dingin yang buruk di negerinya.


Gagasan pembangunan kota ini tercetus pada awal abad ke-20 berawal dari dibangunnya Gereja Lutheran yang mengaplikasikan arsitektur tradisional Denmark asli. Pembangunan gereja tersebut menjadi pedoman pembangunan pemukiman yang dimulai pada tahun 1930-an. Mengingat terbatasnya pasokan kayu pada zaman tersebut, para penduduk kemudian menggunaka perpaduan kayu asli dengan sebagian bangunan semen diberi pewarna cokelat sehingga memberi kesan yang menyerupai balok kayu seutuhnya. Seiring dengan berjalannya waktu, berbagai peremajaan dan pembangunan baru terus dilakukan meski pembangunan sempat terhenti akibat krisis pada Perang Dunia I, seperti kincir angin, Jalan Utama yang terlihat menyerupai jalan di Copenhagen serta pembangunan dan peremajaan lainnya yang membawa kota berjuluk Little Denmark ini menjadi pusat perhatian sejumlah media di Amerika Serikat, salah satunya Saturday Evening Post pada tahun 1947 yang memuji pesona pedesaan Solvang yang sangat bersih dan indah. Solvang pun perlahan menjadi daya tarik wisata akhir pekan yang berfokus pada warisan kebudayaan bangsa Denmark di luar Eropa.


Tidak sekedar melihat “kulit” dari kebudayaan Denmark saja. Saat menginjakkan kaki di Solvang, pengunjung pastinya juga akan terbawa ke dalam “sendi-sendi” kebudayaan Denmark. Museum Hans Christian Andersen, misalnya membawa pengunjung terbawa ke dalam kehidupan sang penulis terkenal dari Denmark ini. Rumah yang dirancang terinspirasi dari rumah masa kecil Andersen dengan berbagai karyanya yang terkenal, seperti “The Swedish Nightingale” dan “The Princess And The Pea”. Semakin berjalan lama di sini, atmosfer Denmark semakin terasa saat menemukan replika dari patung Putri Duyung Copenhagen yang duduk di atas sebuah air mancur kecil serta Menara Bundar Rundetaarn. Agar kenangan manis dari “The Little Denmark” semakin membekas, menyambangi toko roti Denmark yang ada di Solvang sangatlah wajib. Ada berbagai sajian kue kering khas Denmark (Danish Butter Cookies) dan juga Aebleskiver, sebuah kue pancake khas Denmark berbentuk bundar dengan isian selai buah.


Ingin merasakan sensasi kebudayaan Denmark di Solvang yang menarik? Temukan penawaran menarik bersama Wita Tour dalam program tur WITA ROTAMA BEAUTIFUL AMERICA WEST COAST 2021.

Comments