MELIHAT SERBIA LEBIH DEKAT DI MOKRA GORA

Mokra Gora, sebuah desa di Serbia yang terletak di lereng utara Gunung Zlatibor dengan populasi sekitar 540 jiwa ini terkenal memiliki budaya dan lanskap alam yang masih terjaga keasriannya seperti salah satu adegan di film Narnia. Hamparan bukit-bukit hijau kecil, suara gemericik dari aliran sungai-sungai dan air terjun, membuat desa ini terasa alami bak negeri parahyangan.

Mokra Gora yang dalam bahasa Serbia berarti Gunung Basah ini juga dikenal sebagai pedesaan kereta api yang konstruksi dimulai selama perang dunia pertama dari tahun 1912 hingga 1925 yang juga untuk menghubungkan Serbia dengan Austria-Hungaria yang sekarang merupakan bagian dari wilayah negara Bosnia Herzegovina. Dengan konstruksi yang terdiri dari 5 jembatan dan 22 terowongan jalur kereta ini terlihat unik dengan bentuk melengkung yang menyerupai angka delapan. Rel kereta api ini sempat dibongkar pada tahun 1974, kemudian kembali dipugar oleh pemerintah Serbia sebagai tujuan wisata.

Mendengarnya saja, rasanya sudah terbayang di pikiran kita keunikannya yang luar biasa. Oleh karena itu, perasaan ini semakin mantap untuk mencoba perjalanan dari Mokra Gora ke Sargan dengan Kereta Api Sargan atau Smithson ini. Boleh dikatakan, Kereta Api Sargan ini menjadi salah satu kereta dengan interior dan pemandangan yang indah di Eropa. Jalurnya cukup sempit dengan lebar hanya sebesar 760 mm. Kehadiran gunung-gunung dengan hamparan pepohonan pinus, dan jalan dekat lembah dengan sejumlah mobil klasik yang berada di pinggir jalur rel juga membawa kita kilas balik ke abad 20 ditambah interior kereta yang joknya terbuat kayu. Tidak seperti kereta pada masa saat ini yang menggunakan listrik, kereta api ini masih menggunakan tungku kayu bakar sebagai bahan bakarnya. Makanya, bau kayu bakar pun kadang kerap tercium ke dalam kabin. Kereta ini juga kerap melakukan pemberhentian di sejumlah stasiun, jadi jangan lupa untuk mengambil kesempatan mengabadikan sejumlah spot pemandangan yang menakjubkan.

Selain kereta api klasiknya yang unik, di Mokra Gora juga terdapat kota Drvengrad yang berarti Kota Kayu. Ya, dinamakan demikian karena memang hampir seluruh bangunan di sini terbuat dari material kayu yang memang diambil dari pepohonan sekitar. Tidak hanya bangunan, jalanan dan alun-alun di Drvengrad juga dilapisi oleh papan kayu. Melihat arsitekturnya, kota ini memang terlihat tidak biasa dan ternyata kota ini memang sengaja dirancang oleh Emir Kusturica, seorang sutradara ternama asal Serbia untuk keperluan produksi film ‘Life is a Miracle’ yang telah memenangkan penghargaan di Cannes, Rusia, Italia, dan lainnya. Setelah produksi film selesai, kota ini menarik banyak orang untuk berkunjung sehingga sejumlah bangunan akhirnya dioperasikan sebagai penginapan, restoran, dan lainnya. Setahun sekali kota ini juga kerap menyelenggarakan Festival Küstendorf yaitu festival film dan musik internasional yang pernah disambangi pesohor dunia seperti Johnny Depp, Monica Belucci, Jim Jarmusch, dan banyak lainnya. Oleh karena itu, janganlah heran jika kita melihat sejumlah nama, seperti Diego Maradona, Ernesto “Che” Guevara, dan Novak Djokovic yang diabadikan menjadi nama jalan di kota ini serta patung dari Johnny Depp.

Ingin mengetahui dan merasakan warisan budaya dan alam khas Serbia dengan lebih dekat di Mokra Gora? Temukan penawaran menarik bersama Wita Tour dalam program tur MONO SERBIA & MT. ZLATIBOR 2021.

Comments